Keuangan

Capai Target KPI Dengan Aplikasi Pembukuan Keuangan

KPI atau Key Performance Indicator merupakan sebuah indikator yang ditetapkan untuk mengetahui seberapa efektif strategi bisnis dijalankan oleh perusahaan. Efektivitas bisnis bisa mencapai sasaran yang ditentukan perusahaan, salah satunya dengan bantuan aplikasi pembukuan keuangan.

Dalam definisi harfiyah, KPI merupakan sebuah metrik finansial maupun non-finansial yang digunakan untuk membantu perusahaan mengukur sejauh mana kemajuan bisnisnya dalam kurun waktu tertentu. Capaian target tentunya ditetapkan oleh perusahaan. Dengan adanya KPI, tolak ukur atas kondisi bisnis menjadi lebih jelas dan tentunya strategi bisnis bisa dijalankan dengan mudah.

 

Aplikasi Pembukuan Keuangan

Untuk mencapai KPI bisnis tersebut, perusahaan bisa memanfaatkan bantuan teknologi yang bermunculan di era digital saat ini. Salah satunya menggunakan aplikasi Accurate Online.

Software akuntansi pembukuan keuangan merupakan sebuah tools yang dibuat khusus untuk membantu proses pengelolaan keuangan dan pembukuan keuangan. Berikut 5 KPI bisnis dan manfaat aplikasi pembukuan keuangan yang bisa didapat untuk mencapainya:

 

1. Pertumbuhan Omzet

Tak hanya itu, pendapatan yang terus tumbuh juga mencerminkan bisnis yang dijalankan sehat dan berkelanjutan. Omzet adalah tolak ukur yang paling akurat untuk menunjukkan lancar atau tidaknya sebuah bisnis. Pastikan omzet yang diterima perusahaan adalah omzet positif, karena hal ini berarti kondisi keuangan bisnis cukup sehat. Jika omzet negatif, maka Anda perlu melakukan koreksi ulang terhadap bisnis Anda.

Adanya aplikasi pembukuan keuangan bisa menjadi salah satu bantuan dalam hal menghitung omzet. Mulai dari pendapatan, pajak hingga pengeluaran. Aplikasi pembukuan keuangan melakukan perhitungan dengan lebih akurat dibandingkan dengan cara normal.

 

2. Fokus Penjualan

Indikator kinerja bisnis selanjutnya adalah fokus penjualan perusahaan. Hal itu perlu dicapai tentu untuk menghasilkan pendapatan dan laba yang tinggi. Caranya, Anda perlu melakukan analisa tentang bagaimana cara terbaik menjual produk Anda agar bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Untuk mencapai indikator kinerja fokus penjualan, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pembukuan keuangan. Langkah awal ialah melihat data penjualan dan menganalisa pola penjualan untuk mengetahui sasaran fokus pelanggan yang sesuai dengan pola tersebut.  Penentuan fokus penjualan merupakan cara agar bisnis tetap bertahan dan mendapatkan keuntungan

 

3. Sumber Pendapatan

Indikator berikutnya yang perlu dicapai adalah sumber pendapatan perusahaan. Misalnya dari mana saja pendapatan bisa didapat oleh perusahaan, hingga biaya-biaya pengeluaran dari klien yang mungkin belum dilunasi. Cara ini akan membuat Anda berpikir dengan cara yang berbeda untuk memasarkan produk Anda.

 

4. Pertumbuhan Laba

Pertumbuhan laba juga menjadi tolak ukur sehat atau tidaknya suatu bisnis. Dengan mengetahui pertumbuhan laba, paling tidak bisa dilihat apakah perusahaan benar-benar dalam kondisi yang sehat atau tidak. Analisa yang lebih dalam diperlukan jika pertumbuhan laba mulai memburuk. Aplikasi pembukuan keuangan juga menyediakan fitur yang membantu pemilik bisnis untuk mencatat pertumbuhan laba bisnis.

 

5. Modal Kerja

Modal kerja berbeda dengan sumber pendapatan. Hal ini merupakan pengelolaan keuangan yang berhubungan dengan anggaran dana dalam bisnis. Hal ini sangat penting mengingat modal kerja adalah alasan bagaimana sebuah bisnis bisa tetap berjalan.

 

Untuk mempermudah jalannya bisnis Anda, pencapaian KPI juga dapat ditingkatkan dengan penggunaan software akuntansi Accurate Online. Dengan fitur yang lengkap, maka pengelolaan keuangan bisnis bisa dilakukan secara otomatis. Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online gratis selama 30 hari melalui link ini.

 

Related posts

5 Jenis Potongan Slip Gaji yang Perlu Anda Ketahui

admin

Pengertian Redenominasi dan Tujuannya

admin

Pengertian dan Jenis-Jenis Dividen

admin

Leave a Comment